Paper Cutting Cupo-Isnaedi

Beliau bernama Kuncahyo Isnaedi. Biasa dipanggil Pak Isnaedi atau lebih akrabnya Bang Is. Jabatan terakhir adalah National Sales Manager for Public Segment, PT. Philips Indonesia. Singkatnya beliau bertanggung jawab untuk penjualan produk dan solusi lighting dari Philips untuk sektor atau proyek-proyek Public atau Government. Jadi kalau ada Pemda, Pemprov, BUMN atau Kementrian yang membutuhkan solusi pencahayaan untuk jalan kampung, jalan kota, jalan provinsi, jalan toll, lighting untuk kantor pemerintahan, stadion olah raga, pencahayaan dekoratif kota, dsb, beliau ini legendanya.

Read more

Advertisements

Paper Cutting Cupo-Jakarta

Jakarta is the capital city of Indonesia. The city that never sleeps. The city that was now known as with the traffic jam. The city that develops and grow to become the megapolitan city. As other city identities, there are some iconic building or places that can be used to represent this city for paper cutting + painting artwork. For this experiment, I choose to use Monumen Nasional (Monas), Tugu Selamat Datang, Patung Pancoran and silhouette of the high-rise building.

Read more

Paper Cutting Cupo-La La Land

This paper cutting artwork inspired by the movie and the simplicity of the poster, La La Land. This movie was a nice and inspiring for me. The story seems taken from the moments that happened around us. That’s why I would like to recreate the movie poster using paper cutting and also painting. For this paper cutting artwork, I am trying to combine with lighting. Using backlight method using LED, I would like to see the effect of lighting to the papercut+painting artwork.

Read more

Paper Cutting Cupo-Obama

In this article, I will share the process of making Paper Cutting and Painting Cupo-Obama, based on the official portrait of Barrack Obama, who served as the 44th President of United States of America from 2009 to 2017. (image source: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Official_portrait_of_President_Barack_Obama_(8390033709).jpg )

For the preliminary process, the portrait modified using Adobe Photoshop and Inkspace. I decided using 5 layers for the portrait itself and 2 layers for the background. It’s quite difficult to choose the color of the portrait because people will correlate or compare this vector portrait with the famous “Change” poster created by Shepard Fairey. Then my decision is using monochrome color, from black to white. Because it will create contrast when I put the monochrome portrait with a colorful background.

It all started with white papers. All layered that made with vector software transformed to A3 paper, 200 gsm thickness. Then one by one transformed into gray color gradations using water-based paint.

Read more

Paper Cutting Cupo-GusDur

Rasanya saya tidak perlu bercerita banyak tentang Dr.(H.C.) K. H. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, yang lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940. Telah banyak artikel atau tulisan tentang siapa beliau, pemikiran, perbuatan dan juga warisan beliau. Disini saya hanya akan menceritakan proses pembuatan karya cut-post untuk Gus Dur. Sumber foto saya dapatkan dari http://ipnudki.or.id/gusdur-sang-zahid/

Seperti biasa, Paper Cutting & Painting Cupo GusDur diawali dengan kertas putih ukuran A3 (420 x 297 mm) yang telah dibuat beberapa layer mengikuti desain yang telah dibuat sebelumnya. Pemilihan warna menggunakan kombinasi antara warna kecoklatan yang dipadu kontras dengan warna hijau. Kecoklatan bagi saya adalah simbolisasi bahwa Gus Dur ini membumi atau bahasa kerennya adalah down to earth (lagi pula untuk poster serius ini saya belum berani eksperimen menggunakan warna diluar pakem formal, misalnya pink). Sedangkan warna hijau merupakan simbolisasi semesta. Boleh juga mengartikan bahwa hijau adalah simbolisasi dari organisasi Nahdlatul Ulama atau NU. Seperti halnya karya seni lainnya, interpretasi dan pemahaman masing-masing orang terhadap suatu karya adalah bebas dan boleh saja untuk berbeda.

Read more