Kita hidup mencari bahagia

“Mas, Kayla dijemput jam berapa malam ini?”
Pertanyaan sopir yang selama ini mengantar dan menjemput anak-anak ke sekolah kepada saya. Malam ini Kayla dan teman-teman seangkatan dalam perjalanan dari Bandung ke Jakarta setelah melaksanakan karyawisata dan telah menginap 1 malam di Bandung, diperkirakan sampai di sekolah saat malam hari. Dan sampai saya menggugah tulisan ini di blog, saya masih menunggu di parkiran sekolah. Membayangkan kondisi lalu lintas menuju Jakarta, perkiraan saya dia sampai di sekolah diatas jam 10 malam. Sebenarnya bisa saja saya bilang jam berapa dan dia akan berangkat serta menunggu Kayla di sekolah. Dia akan lakukan karena memang tugas dia untuk antar/jemput anak-anak ke sekolah. Namun saya putuskan, saya sendiri yang akan jemput Kayla. Walau mungkin saya bisa leyeh-leyeh sambil nonton televisi atau surfing internet di rumah jika dia dijemput sopir. Tapi, alasan kenapa saya mau menjemput sendiri adalah saya ingin berdua dengan anak saya.

Read more

Advertisements

Paper Cutting Cupo-Isnaedi

Beliau bernama Kuncahyo Isnaedi. Biasa dipanggil Pak Isnaedi atau lebih akrabnya Bang Is. Jabatan terakhir adalah National Sales Manager for Public Segment, PT. Philips Indonesia. Singkatnya beliau bertanggung jawab untuk penjualan produk dan solusi lighting dari Philips untuk sektor atau proyek-proyek Public atau Government. Jadi kalau ada Pemda, Pemprov, BUMN atau Kementrian yang membutuhkan solusi pencahayaan untuk jalan kampung, jalan kota, jalan provinsi, jalan toll, lighting untuk kantor pemerintahan, stadion olah raga, pencahayaan dekoratif kota, dsb, beliau ini legendanya.

Read more

Tut Wuri Handayani

Hari ini Senin tanggal 15 Mei 2017. Tanggal dilaksanakannya Ujian Nasional bagi murid Sekolah Dasar kelas VI. Tanggal yang menentukan bagi para siswa tersebut, dimana masa belajar selama 6 tahun di sekolah dasar akan ditentukan hasilnya dari ujian ini. Segala latihan, pengayaan materi, les tambahan, waktu belajar ekstra, uji coba ujian dan persiapan lainnya telah dilakukan oleh para siswa, guru dan tentunya orang tua.

Read more

Number, Respect, Dream…

 

Some say it was just a number…

Dan itu juga termasuk saya. Satu hari dalam satu tahun yang bagi beberapa orang terasa spesial, namun bagi saya pribadi rasanya tidak berbeda dengan hari-hari lainnya. Hari dimana saya harus lewati dengan aktivitas seperti biasa. Sampai saat ini juga tidak pernah ada pesta atau perayaan khusus. Terlebih jika hari itu saya harus bekerja, istri juga bekerja dan anak-anakpun sekolah  seperti biasa. Kalaupun ada syukuran juga sifatnya dalam skala kecil bersama keluarga.

Memang yang membedakan adalah pada hari itu saya menerima banyak ucapan selamat ulang tahun dari keluarga dan kolega. Baik yang langsung maupun online. Termasuk pertanyaan kapan makan-makan atau ditraktir… 😉

Keep on reading

Start (and just do it…)

It’s so easy to say and indeed looks easy than to do. Because procrastination will be tempting us even though we already knew that it will get us nowhere. Focus and commit to our short-term goals and long-term plans are the keys to start doing something. To make it easier, just do something that we like most because it will make us enjoy the process. Trust and respect the process because it’s not an overnight metamorphosis, but a journey.

Very long journey.

Read more

Paper Cutting Cupo-Jakarta

Jakarta is the capital city of Indonesia. The city that never sleeps. The city that was now known as with the traffic jam. The city that develops and grow to become the megapolitan city. As other city identities, there are some iconic building or places that can be used to represent this city for paper cutting + painting artwork. For this experiment, I choose to use Monumen Nasional (Monas), Tugu Selamat Datang, Patung Pancoran and silhouette of the high-rise building.

Read more

Paper Cutting Cupo-La La Land

This paper cutting artwork inspired by the movie and the simplicity of the poster, La La Land. This movie was a nice and inspiring for me. The story seems taken from the moments that happened around us. That’s why I would like to recreate the movie poster using paper cutting and also painting. For this paper cutting artwork, I am trying to combine with lighting. Using backlight method using LED, I would like to see the effect of lighting to the papercut+painting artwork.

Read more

Kamar Operasi

Deg-degan. Itu yang saya rasakan saat itu, dan mungkin juga perasaan yang sama dialami oleh istri saya, ketika mendengar anak saya dipanggil perawat untuk masuk ruang operasi. Walau mungkin ini adalah tindakan operasi minor, namun membayangkan anak sekecil terbaring itu di meja operasi dengan kondisi dibius total sungguh sesuatu yang berat buat saya. Semalam pun tidur juga tak nyenyak, bahkan sulit untuk membuat mata terpejam. 

Read more

Paper Cutting Cupo-Obama

In this article, I will share the process of making Paper Cutting and Painting Cupo-Obama, based on the official portrait of Barrack Obama, who served as the 44th President of United States of America from 2009 to 2017. (image source: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Official_portrait_of_President_Barack_Obama_(8390033709).jpg )

For the preliminary process, the portrait modified using Adobe Photoshop and Inkspace. I decided using 5 layers for the portrait itself and 2 layers for the background. It’s quite difficult to choose the color of the portrait because people will correlate or compare this vector portrait with the famous “Change” poster created by Shepard Fairey. Then my decision is using monochrome color, from black to white. Because it will create contrast when I put the monochrome portrait with a colorful background.

It all started with white papers. All layered that made with vector software transformed to A3 paper, 200 gsm thickness. Then one by one transformed into gray color gradations using water-based paint.

Read more